Selasa, 02 November 2010

SMADABO 'a great place to be Smart'

"SMA Negeri 2 Bojonegoro", tulisan tersebut terpampang rapi di sebuah gedung sekolah yang ada di jalan HOS. Cokroaminoto no.09, Bojonegoro. Bangunannya yang megah, kokoh dan luas serta susunan ruang yang rapi membuat sekolah ini memiliki nilai yang lebih dibanding sekolah-sekolah lain. Itulah yang menjadi alasanku mengidolakan sekolah ini sejak SMP. Selain itu, kebersihan serta keindahan selalu diperhatikan.
        Hari itu tepatnya hari kamis tanggal 3 juli 2009, saat PSB Online di SMA Negeri 2 Bojonegoro di buka. Aku datang bersama temanku yang saat  ini bersekolah di SMK Negeri 1 Bojonegoro untuk mendaftar menjadi murid di SMA Negeri 2 Bojonegoro. Saat itu suasananya sangat ramai dengan siswa-siswi yang akan mendaftar di sana karena SMA Negeri 2 Bojonegoro termasuk sekolah terfavorit di kota kebanggaan kita ini. Dari ribuan siswa yang mendaftar  di sekolah tersebut, hanya di saring 238 siswa untuk menempati 7 kelas yang telah di sediakan yang masing-masing terdiri dari 34 siswa dan aku termasuk di dalamnya.
        Setelah pengumuman penerimaan siswa baru diberitahukan, esoknya kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa) dilakukan. Banyak sekali peraturan-peraturan yang harus kami taati sebagai seorang junior, diantaranya : memakai tas kardus yang dilapisi tanggalan dan diberi tali rafia, memakai topi dari baskom yang diberi sumbu kompor, membuat kalung dari permen relaxa, membawa sendal jepit dengan merek 'swallow' yang di gantung ke tas kardus, selain itu kami juga harus mendapatkan tanda tangan dari seluruh pengurus OSIS. Hari pertama MOS sungguh melelahkan, hukuman demi hukuman terus aku jalani, omelan dan ocehan dari kakak-kakak senior tiada henti menghujani telingaku. Ada saja alasan untuk menghukum kami (Sebagai seorang jinior). Di hari yang ketiga, entah 'setan' mana yang merasuki kakak-kakak senior, mereka semua meminta maaf kepada kami atas sikap mereka selama ini. saat itu suasananya sangat mengharukan. Setitik air mata pun terjatuh. Seumur hidup, aku tidak pernah menjalani MOS ( Masa Orientasi Siswa) yang seperti ini.
        Setelah MOS usai, esoknya kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai. Aku masuk di kelas X-7. Disana aku duduk dengan kiki, dia berasal dari kalitidu. Seiring berjalannya waktu akupun mulai mengenal teman-teman sekelasku diantaranya: Dearta, dia gadis berkacamata yang sangat pandai, dia juga baik. Aku sangat beruntung memiliki teman seprti dia. Selain itu ada juga Siti Zubaidah, aku sering memanggilnya Zubonk (Bahasa jepang yang artinya celana). Dia sangat imut, banyak orang yang bilang Zubonk seperti artis korea. Aku juga memiliki teman akrab yang bernama Dyah. Aku sering memanggilnya 'PLEK', entah kenapa, aku juga tidak tahu !!! dia sangat supel, mudah bergaul. Mega juga menjadi salah satu teman baikku, dia sangat tertarik dengan bahasa-bahasa asing seperti bahasa jepang dan mandarin. Kami semua tergabung dalam sebuah kelompok yang bernama 'SCATERS_U'.
         PKI, bukan 'Partai Komunis Indonesia', melainkan 'Persatuan Kelas Idaman' menjadi nama kelas yang sangat kami banggakan. Motto dari kelas kami adalah 'Rapatkan bangku, satukan barisan, bersatu kita seratus, bercerai kia remidi'. Motto tersebut tertera dalam sebuah PIN dan STICKER yang dibagikan oleh ketua kelas kami 'Dhestarhey Ivada Santosa'. Setelah menjalani kegiatan belajar mengajar selama setahun akhirnya semesteran dimulai. Tidak ada kata lain selain 'belajar' di dalam benakku. setiap detik, setiap menit, setiap jam, pokoknya setiap waktu aku menyempatkan untuk belajar. Mau makan, mau tidur, mau "BE'OL" sekalipun buku selalu aku bawa. Karena aku ingin masuk jurusan IPA. Ternyata apa yang aku cita-citakan tercapai juga, tidak hanya itu predikat tiga besarpun berhasil aku sabet di semester kedua. Orangtuaku sangat bangga dengan hasil belajarku terutama ayahku.
         Sedih rasanya harus berpisah dengan teman-teman yang ada di kelas X-7 setelah keakraban terjalin diantara kami semua. Suka duka kami tanggung bersama, tapi sekarang di kelas XI-IPA 2 ini aku harus menyesuaikan diri dengan teman-teman baru. Tentunya akan banyak saingan yang lebih berat. Aku harus bisa mempertahankan prestasiku.

Nama              :  Firda Amalia Dina Savira
Kelas               :  XI-IA 2
No                   :   20

 
Powered by Blogger